Kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang. (Foto istimewa)
Kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang. (Foto istimewa)

Universitas Brawijaya (UB) Malang telah meningkatkan pencegahan infeksi corona virus disease (covid-19) sejak Kamis (19/3/2020) hari ini.

Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS dalam Surat Edaran Nomor 3018/UN10/HK.05.4/2020 menyampaikan, sejak hari ini sampai dengan waktu yang akan ditentukan, semua bentuk kegiatan pembelajaran dan ujian wajib dilakukan secara daring. "Jika substansi pembelajaran tidak memungkinkan dilakukan secara daring, maka wajib ditunda," tegasnya.

Seluruh tenaga kependidikan juga diwajibkan bekerja dari rumah, kecuali untuk pejabat struktural, tenaga sopir, tenaga kebersihan, tenaga keamanan, dan penjaga gedung. Mereka akan bekerja secara bergantian. "Setiap pemimpin unit kerja mengatur pembagian dan mekanisme kerja dari rumah," ucapnya.

Sebelumnya, kegiatan wisuda dinyatakan ditunda dan ijazah diambil di fakultas masing-masing. Namun, kini kegiatan wisuda resmi ditiadakan. "Kegiatan wisuda ditiadakan dan calon wisudawan tidak perlu mengambil ijazah di fakultas masing-masing," katanya.

UB akan mengirim fotokopi ijazah dan transkrip yang telah dilegalisasi (5 fotokopi) ke alamat setiap wisudawan. "Ijazah asli baru dapat diambil apabila kondisi telah memungkinkan dan akan diberitahukan lebih lanjut," tandas Nuhfil.

Semua kantor lembaga atau organisasi kemahasiswaan, termasuk kantor yang digunakan oleh mitra kerja sama, baik di tingkat universitas maupun fakultas, ditutup.

Sebelumnya, satu mahasiswa UB dinyatakan positif mengidap corona. Mahasiswa itu sekarang diisolasi dan dirawat di RSSA. Kondisinya dilaporkan terus membaik.