So Ji Sub tampil dalam poster utama serial drama Terius Behind Me (2018). (Foto: istimewa)
So Ji Sub tampil dalam poster utama serial drama Terius Behind Me (2018). (Foto: istimewa)

Bagi penggemar drama korea, tentu sudah tak asing dengan serial My Secret Terius atau Terius Behind Me. Ya, drama yang diperbincangkan saat kemunculannya tahun 2018 lalu itu, baru-baru ini kembali menghebohkan publik.

Hal itu, lantaran di salah satu cuplikan episode drama tersebut rupanya membahas virus Corona. Penggemar drama korea ramai membahas hal tersebut di sosial media.

Pandemi Covid-19 yang menyebar hingga berbagai belahan dunia ini memang masih terus menjadi pembicaraan publik di semua kalangan. Dengan muncul kembali cuplikan drama yang dibintangi aktor kenamaan Korea, So Ji Sub ini seakan memberitahukan kepada kita semua jika virus Corona bukanlah jenis baru.

Postingan cuplikan video itu dishare akun twitter @kdrama_menfess beberapa waktu lalu.

"Aku baru sadar lo ternyata virus covid 19 pernah dibahas dirama terius behind me, sedangkan drama terius behind me drama tahun 2018," cuitnya.

Dalam video tersebut, rupanya di episode 20 di mana salah seorang dokter tengah membahas perihal salah satu hasil tes dari cairan. Rupanya, diketahui sebagai salah satu virus Corona.

Dokter menjelaskan, gejala virus Corona dikisahkan sebagai senjata biologis dan disebut sebagai virus mutan. Virus ini masih sejenis dengan SARS, MERS dan flu biasa, tapi menyerang pernapasan.

Seperti diketahui, Covid-19 dapat diketahui dalam kurun waktu 14 hari. Dalam cuplikan drama tersebut pun sama, ada masa inkubasi selama dua hingga 14 hari.

Meski begitu, Covid-19 yang ditampilkan dalam drama berbeda dengan yang saat ini menyebar ke seantero dunia. Jika dalam drama Terius Behind Me, virus ini dapat menimbulkan efek yang lebih serius dan mematikan. Bahkan, tingkat kematiannya mencapai 90 persen.

Tapi, tidak perlu ditanggapi serius ya. Karena, jika memperhatikan ulasan drama ini secara lengkap hasil dari cerita ini tidak seluruhnya benar. Penulis menambahkan bumbu lain, dan juga telah dituliskan dalam credit drama jika semuanya berbasis fiksi semata.

Hal tersebut juga telah dijelaskan organisasi kesehatan dunia atau WHO, jika penderita Covid-19 sekitar 80 persen bisa sembuh tanpa perlu pengobatan khusus. Salah satunya, imunitas yang dimiliki oleh seseorang harus kuat. Namun bagi kalangan lanjut usia dan yang memiliki masalah kesehatan lain seperti diabetes, hipertensi atau tekanan darah tinggi, memang berisiko lebih tinggi.